Kamis, 24 Desember 2020

puisi "selamat ulang tahun untukmu kaka"

 

Selamat Ulang Tahun Untuk Kakaku


Selamat Ulang Tahun Untuk Kakaku

Selamat datang bulan kelahiran Desember untuk kakaku.

Aku hanya bisa mengucapkan dari jauh dan berdoa untuk hari kebahagianmu kak

Bersyukurlah selalu kepada Allah atas semua nikmat-NYA

Rasa kangenku sama kakak tidak bisa terbendung lagi.

 

 Hanya ucapan ulang tahun ini saja yang bisa aku ucapkan untuk Kakak.

Tepat di jam ini, Usia kaka sudah semakin tua dan pikiranpun semakin matang dan semoga selalu berkah.

Tetap semangat dan sukses selalu kakak di sana.

Adikmu ini sudah sangat rindu.

 

Walaupun kakak adik, kita tidak selalu tinggal dalam satu rumah.

Sebagai adik, di moment ulang tahun kakak,

 Ucapan ulang tahun tidak akan pernah dilupakan.

Dan doaku selalu menyertaimu kak.

 

Berterima kasihlah kepada Tuhan

untuk tahun indah dalam hidupmu yang penuh berkah dan bahagia.

 Untuk kamu kakaku,  selamat hari kelahiran.

 Semoga Tuhan terus menjaga semua langkahmu.

 


Selasa, 22 Desember 2020

cerpen " PERSAHABATAN ADALAH SEGALANYA TAPI CINTA ADALAH KARUNIA"

PERSAHABATAN ADALAH SEGALANYA
 TAPI CINTA ADALAH KARUNIA 
       
          Saat bersahabat dengan lawan jenis, jangan melibatkan perasaan (terlalu sentimental/ge er), jangan menjadikan pujian dan uluran tangan sahabat sebagai wujud rasa cinta sahabat tersebut terhadap kita, cukup menganggap pujian dan pertolongan tersebut sebagai perhatian dan pengakuan seorang sahabat. Melibatkan perasaan hanya akan melukai diri sendiri dan orang lain, sehingga akan menutup pintu persahabatan kita dengan lawan jenis.



         Pada Sore itu dikota metropolitan cuaca tidak bersahabat dan cerah saat ini mengingatkanku pada sahabatku yang dulu basah kuyub pada saat pulang sekolah kehujanan. aku mengingatkan Kedua sosok berseragam putih abu itu masih bersusah payah mengolah sepeda motornya di tengah jalan mengabaikan suhu yang membuat siapapun akan menggigil kedinginan, seharusnya laki-laki yang mengolah sepeda motornyanya itu mempercepat olahan pedalnya agar mereka segera sampai rumah kemudian bisa menghabiskan sore dengan tidur di selimuti dan secangkir kopi hangat. 

                Alex mengolah pedal sepeda motornyanya lebih kuat, “Ana, kamu pegangan aku yang kuat ya. Sebentar lagi hujan, kalau kita nggak cepet-cepet nanti bisa kehujanan.” Gadis yang bernama Ana itu membonceng Alex dibelakang mengangguk kecil, “Iya, lex” jawabnya setengah berteriak. Ana menundukan kepalanya, berlindung dibalik punggung Alex ketika tiupan angin terasa membuat bulu kuduknya berdiri, tidak lama kemudian rintikan gerimis sudah mulai turun perlahan membasahi daratan aspal menjadi berwarna lebih gelap. Ana merapatkan jaketnya sesaat rintikan gerimis mulai berubah menjadi hujan, “Lex, kita berteduh dulu yuk! Hujannya bakalan tambah deres deh. 

               Itu ada warung, kita bisa beli makanan dulu sekalian nunggu hujanya reda.” kata Ana, dia berteriak dan berharap suaranya cukup didengar oleh telinga Alex, karena bunyi deruan angin dan rintikan hujan menimbulkan suara yang cukup berisik. Alex tidak menjawab tetapi telinganya berhasil menangkap apa yang diteriakan Ana, dia membelokan sepedanya kearah warung dengan teras luas kemudian duduk di salah satu kursi kayu yang berjajar. 
                
            Suasana warung itu tidak ramai hanya ada beberapa orang yang kelihatannya tampak sedang berteduh juga ditemani dengan segelas minuman yang terlihat mengepulkan asap kecil dari cangkirnya. Ana melepaskan jaketnya dan menggosok kedua telapak tangannya, dia tersenyum kepada sosok ibu yang berdiri menghampiri mereka dengan senyum ramah, “Bu, kita pesen teh anget dua sama mie rebus ya.” Ibu itu mengangguk kemudian berbalik dan meninggalkan Alex dan Ana. “Kamu ngabarin ibu kamu dulu Ana, nanti tante Lena nyariin kamu.” Kata Alex, dengan suara yang terdengar menasihati. Laki-laki ini adalah sahabat Ana, mereka sudah bersahabat sejak kelas 1 SMA. 

                Alex adalah satu-satunya laki-laki yang dapat mengerti Ana. 2 tahun bersama gadis itu dengan secara otomatis membuat memorinya menyimpan dan menghafal setiap hal dan segala sesuatu yang tidak disukai dan disukai Ana. Alex selalu menyukai kebersamaannya bersama sahabat perempuannya itu. Merasa sangat tenang dan dia tidak tahu apa ada definisi lain selain kata bahagia untuk menggambarkan saat-saat ia bersama Ana. “Udah kok Lex.” Jawab Ana, dia melipat tangannya di atas meja dan merubah posisi duduknya sedikit bergeser, “Eh kamu tahu nggak kemarin Ikhsan nembak aku.” Alex memutar wajahnya, Beneran? terus gimana? Kalian jadian? tanya Alex tidak dapat menutupi rasa kagetnya. Ini adalah keempat kalinya Alex mendengar pernyataan yang sama dari Ana. Sejak tahun 2016 mereka masuk SMA entah sudah ada berapa laki-laki yang menembak sahabatnya itu.             
                Ana yang pendek, berkulit hitam manis, Ana juga memiliki otak yang cerdas, beberapa bulan yang lalu ia baru saja menjuarai lomba debat Bahasa Inggris antar SMA di kota metropolitan, semua yang ada pada gadis ini memiliki nilai tambah dimata teman-teman laki-laki dan para kakak kelasnya. Pembawaannya yang ramah, dan ceplas-ceplos membuatnya dikagumi oleh banyak teman-temannya. Gadis ini bukan tipe gadis yang feminim, bahkan bisa dikatakan cuek tidak terlalu mementingkan pakaian yang ia kenakan, baju kaos dan celana jins adalah pakaian kesukaannya. Simpel. “Menurut kamu Ikhsan gimana Alex, dia kan temen maen bola kamu?” Alex menghela napasnya, da tersenyum tipis. “Dia baik, pinter juga, tapi kalo masalah keren sama cakep ya cakepan aku donk” Ana terkekeh, dia mengibaskan tangannya di depan wajah, “Alah kamu. Dasar narsis banget sih” Alex tertawa, “Kamu suka nggak sama dia Na?” tanya Alex, kali ini suara laki-laki itu terdengar cukup serius dan tenang.     

                Ana berdehem pelan, dia baru saja hendak memberikan argumennya tetapi sang ibu datang mengantarkan pesanannya. Ana mengucapkan terimakasih sebelum ibu itu berlalu, dia mengaduk teh hangatnya dan menyeruputnya sedikit. “Aku…” suara Ana terhenti menggantung. Ada sedikit keraguan saat ia hendak melanjutkannya. “Aku nggak tahu Lex, kamu kan tahu sendiri selama ini banyak yang nembak aku tapi selalu aku tolak. Pacaran itu emang buat apasih. Kayanya gak penting juga kan. Umur aku juga baru mau tujuh belas tahun. Apa kata mama aku coba nanti, kecil-kecil udah pacaran tapi kalo menurut aku umur tujuh belas udah bisa pacarankan? Dan aku lihat teman yang lain yang seminggu kemarin baru jadian sama cowoknya eh udah putus dan dia nangis-nangis gitu, Kan kurang kerjaan banget kan?” Alex tertawa kecil, “Hahaha kamu tuh ya Na, yang nembak kamu itu orangnya keren-keren semua ya. Tapi, kok kamunya malah nolak mereka semua sih heran deh kamu.” Ana mengunyah mienya, dia ikut tertawa. 
            
                “Alex sahabatku yang paling cakep sedunia, aku masih kecil belum mau pacaran Pedekate, tembak, jadian, manis-manisan gitu, kemana-mana mesti berdua besoknya tiba-tiba cemburu, berantem, putus deh Pacaran itu cuma buang-buang waktu ja Alex” Alex mengangguk-anggukan kepalanya tanda setuju dengan argumen Ana. Ada rasa tenang yang selalu dirasakan Alex setelah kekagetannya berangsur menghilang, dia tidak tahu ketenangan untuk apa. Hanya saja Alex saat ini merasa ingin tersenyum lebar, “Bagus deh Na, tunggu nanti dewasaan dikit ya.” Ana tersenyum” ia Lex ayo hujanya udah reda kita lanjut jalan yok,” Alex “ayo”. 




SELESAI

Senin, 21 Desember 2020

CONTOH PANTUN GALAU


buah mangga buah jambu

makan satu biji di pohon nangka

tak kuat aku menunggumu

lebih baik aku mencari pengantimu

**

lebih baik kekota labuan bajo

perginya naik sepeda

mungkin lebih baik aku jomblo

dari pada cinta yang terus terluka


PANTUN

  rujak mangga pake terasi

dimakan sebiji sambil lari

biar rupa kayak bu lusi

asal kaya hati dan baik budi

**

jalan-jalan kelabuan bajo

bikin baju gambar komodo

dari jauh emang mirip rido

dari deket kok mirip kasino.


puisi" rindu saudara dikampung halaman"

 Rindu saudaraku dikampung halaman

Catatan:

Rindu, satu perasaan ketika kamu ingin bertemu dengan seseorang tetapi kamu belum bisa menemuinya saat itu. Yaps, akan berat dirasa jika rindu itu teruntuk keluarga di rumah. Menjadi anak rantau mungkin akan berat jika rutinitas yang penat mengingatkanmu akan keluarga yang menunggu kedatanganmu ke rumah. Walau sebuah kalimat, kata-kata rindu keluarga ini bisa kamu sampaikan sembari menunggu waktu yang tepat untuk pulang.



sudah tiga tahun aku ditanah orang
tiap hari selalu merindukan mereka
rindu pulang kampung, 
pulang kekampung halamanku

tapi, kampungku begitu jauh
kampung tempat kelahiranku
aku ingin pulang, aku rindu saudaraku
aku rindu kehagatan dan kasih sayang, peluk dari saudaraku

hidup ditanah rantau tanpa saudara sangatlah sedih
selalu dihantui rasa kerinduan yang begitu erat
hidup penuh tantangan dan bahaya didepan mata
meskipun hinaan dan cacian maki yang aku dengar setiap saat

namun itu tak menjadi masalah bagiku
karena aku tau dengan hinaan dan caci makilah 
membuatku tetap kuat ditanah perantauan
dan dalam doa keluargaku mengobat segala lukaku



puisi: kebesaran cinta ayah dan ibu

 Karya: Lusia Bijung

 Senin, 21 Dessember 2020 

                            KEBESARAN CINTA AYAH DAN IBU

Orang tua adalah anugerah terbesar yang dimiliki oleh setiap anak di dunia. Tanpa adanya orang tua, seorang anak tidak akan terlahir di dunia ini.

Dengan begitu, hidup seorang anak tentu atas peran kedua orang tua. Orang tua tidak pernah meminta pamrih kepada anaknya atas semua pengorbanan yang telah dilakukan mereka.

Saat anak bahagia, orang tua secara otomatis juga akan bahagia, begitu pula sebaliknya. Cinta orang tua terhadap buah hati mereka sangat besar, sepanjang hayat, dan tidak akan pernah terbalaskan dengan cara apa pun.



Ayah Bunda itu layaknya pelita sebagai penerang hidup.
 Ibarat cahaya lilin yang selalu setia menerangi setiap sudut jalan. 
Dan sebagai semangat yang menjadi motivasi tuk tetap kuat untuk terus melangkah maju. 
Kebaikan seorang ayah lebih tinggi dari gunung, dan kebaikan seorang ibu lebih dalam dari lautan.

 Hati seorang Ibu itu ibarat sebuah pintu rahasia tempat dimana cinta bersemayam, kasih sayang yang abadi, dan bukan untuk disakiti akan tetapi untuk kebahagiaan sejati. 
Ayah, yang tak banyak bicara terkesan tidak perduli. 
Tetapi sesungguhnya yang ada dalam hatinya hanyalah kita.
 
Orang tua menunda merasakan nikmat hari ini untuk melihat anaknya melihat nikmat dimasa depan. apakah kamu selalu perduli dan perhatian kepaada mereka?
 Mereka adalah Orang tua anda tak pernah menyerah untuk membuat anak sukses.
 Janganlah menyerah untuk membesarkan cinta anda kepada orang tua.

 Cintailah mereka dan sayangilah, Karena kebahagiaanmulah kebahagiaan orang tuamu juga. Karna Dari Tangan Ibu, Anda Akan Banyak Belajar tentang Kasih Sayang. Dari Tangan Ayah, Anda Akan Banyak Belajar tentang Cara Menjaga Kasih Sayang Itu.
 Kedua Tangan-tangan Itu Adalah Wakil Tuhan untuk Melangsungkan Kehidupan.

Minggu, 20 Desember 2020

naskah drama ( cinta segitiga)

 

CINTA SEGITIGA

Mencintai pria yang sudah punya kekasih mendatangkan siksaan batin yang luar biasa, tapi di saat yang sama, mungkin Anda melihatnya sebagai pengalaman terindah dalam hidup. Kenapa sangat menyiksa? “Karena Anda akan sulit berhenti atau mengubahnya. Anda terjerat dalam situasi yang sebenarnya tidak bisa Anda inginkan tapi tidak bisa melepaskannya”.

Tokoh:

Lusi, Veni, veva dan Renal


Pada pagi hari yang cerah disatu sekolah SMAK Ranggu Lusi duduk dikursi kelas 2 Bahasa sambil menunggu teman-teman masuk ruangan, tiba-tiba muncu teman Lusi yang namanya veni. Dia muncul disamping Lusi lalu pelan-pelan ambil kursi untuk dan diududkinya kursi itu. Belum berapa lama veni duduk tiba-tiba teman Lusi yang satu lagi muncul namanya veva.

Veva: " pagi sayangku"

Veni dan Lusi: " pagi juga cintaku"

Lusi: " tumben banget nih cepet banget datang sekolahnya biasanya dia yg sering terlambat masuk kelas"

Veva: "ia nih soalnya tadi malam aku dichat sama seseorg gitu lo (sambil senyam senyum sendir)

Veni:" kenapa sih kamu va senyum-senyum sendiri kek lagi bahagia gitu":

Lusi " ia nih,, pasti ada rahasia nih? Kasi tau dong sama kita berdua?"

Veva:" ia sebenarnya gini ini tentang Lusi sama renal"

Lusi: hah kok aku sama renal sih? ( dengan perasaaa kaget)

Veva:" Ia si tadi malam renal ngecat aku katanya dia suka sama kamu, dia bilang va tolong besok kamu pagi-pagi kesekolah ya Lusi kan kalo saya liat setiap pagi cepet banget ke sekolahnya, dan aku perhatiin dia setiah hari dia tu anaknya kek baik sekali ya, Anaknya Baik, sopan dan rajin lagi, dan kalo aku nembak dia boleh nggak ya va aku ingin sekali punya cewek kek dia. Dan dia bilang juga kalo kamu udah nyampein salam saya kedia besok atau teriama saya jadi pacarnya tolong siang pas istirahatnya kamu kasi tau ke saya ya va, aku hanya percaya sama kamu aja ya utk sampaikan salam saya ke dia dan doa bareng ya semoga dia terima saya besok.Amin..."

veni: "eh tunggu-tunggu...gimana tadi kalo aku nggak salah denger kalo renal suka sama lusi dan dia mau Lusi jadiin pacaranya begitu va?"(dengan perasan tidak setuju)

veva dan saya: "ia ni"

Veni: " kalo aku nggak suka kalo Lusi pacar dengan renal, soalnya renal tu udah punya pacar namanya selin."

Veva: " emang sih dia pernah pacar sama selin tapi kemarin mereka sudah putus"

Veni:" benar kamu va? Ya, kalo aku sih tergantung dari lusi aja, dia teriama apa enggak karena keputusan ada di lusi sendiri."

Veva: " Gimana dah si, kamu terima nggak nih biar aku bisa kasi tau sama renal pas istirahat pertama nanti?"

Saya: " Gini ya sayangku, sebenarnya aku tuh suka juga sama renal dan aku suka sama dia itu pertamanya pas dia dipercaya sama bpk kepala sekolah jadi pimpin doa pas apel pagi hari senin kemarin. Nah, disitu aku mulai senang sekali sama dia."

Veva: " wah berarti kamu terima nih ya berarti?( sambil senyum-senyum sendiri)

Lusi: " Ia aku terima dan tolong kasi tau sama temen yg lain jangan kasi tau ke temen-temen yang lain juga ya kalo aku pacar sama renal ya."

Veva: "oke deh, btw makasih ya karena udah nerima renal"

Lusi: " Ia va sama-sama"

Pas tibalah waktunya istirahat pertama veva langsung nyamperin renal mau ngasih tau kalo aku nerima cintanya

Veva:" renal ayo kesini bareng kita( pangil renal dengen kenceng)

Renal: "ia tunggu disitu aku kesana sekarang( sambil lari menuju kita bertiga)

Gimana va lusi terima nggak?

Veva: " ia dia terima ayo kita ketemu mereka Lusi sama veni yok"

Renal: "oke terima kasih ya udah bantuin aku"

Veva:" ia sama-sama( sambil jalan menuju veni dan saya)

(Di dalam kelas)

Renal: " hai ( sambil jabat tangan sama saya dan veni)

Veni Dan saya: " Hai juga( sambil jabat tanganya renal)

Renal: " eh kok kita duduk disini ayo kita ke kantin. Nanti, biar aku yang traktir ya?"

Veva:" kamu sama lusi aja deh aku lagi buat tugas kelompok sama veni soalnya nih."

Veni: "Ia renal maaf ya kita kerja tugas soalnya nanti kita nyusul aja ya?"

Renal: "oke deh kalo gitu, kita kekantin dulu ya?"

Lusi: "kita duluan ya sayang?"

Veni dan veva: " ia sayang baik-baik ya, daddadada..."

Lusi: " Ia ( sambil melambaikan tangan)

Beberapa minggu kemudian renal tidak ada kabar dan pagi-pagi kesekolah tiba-tiba aku nggak sengaja liat renal dengan cewek lain entah itu cewek barunya atau teman cewek sekelasnya tapi aku merasa cemburu dan aku langsung cepat-cepat jalan menuju ke ruangan kelasku dan sampai dikelas ada veva dan veni lagi cerita-cerita dan aku langsung samperi meraka sambil nangis.

Veva: " Lusi kamu kenapa?"

Veni: "ia si kamu kenapa, cerita sama kami?"

Lusi: " Renal va, renal sakit banget hati saya( sambil menangis usap air mata)

Veva: "kenapa dia si?"

Veni: " Ia emangnya renal kenapa?"

Lusi:" coba kalian kekantin renal lagi dengan siapa disana?"

Veni dan veva :" sama cewek?"

Lusi: " Ia kalian kesna aja" ( sambil nangis)

( Veni dan veva segera samperi renal)

Veni: " oh ternyata benar ya kalo kamu lagj sama cewek, pantas lusi nangis-nangis disana"

Veva :" Ini siapa renal?"

Renal: " Ini cika pacar baruku."

veni: " wah bener- bener kamu ya"( sambil tunjuk dia dan marah-marah)

Veva: " renal, jujur ya aku kecewa sekali aku percaya sama kamu selama ini ternyaata kamu orangnya cuma bisa permainin perasan cewek aja"

(Veva dan veni balik kekelaas dan langsung peluk Lusi)

Veva: " Lusi maafkan aku karena aku yg paksain kamu kemarin utk jadi pacarnya renal ya"( sambil peluk Lusi dengan erat)

Lusi: "Ia va nggak apa-apa ini adalah pelajaran buat aku untuk kedepanya supaya aku juga nggak gampang terima cinta dari cowok lain nanti, dan intinya aku juga bisa tau kalo sifatnya dia kek gitu.

Veni:" Ia si maaf saya juga ya"

Lusi : " kamu nggak salah ko ni, pokoknya sekarang kita bertiga fokus belajar aja ndak boleh cinta-cinta ya?"

Veni dan veva: "Ia sayang( sambil peluk Lusi dengan erat)

 

 

 

 

 SELESAI

 

 

 

cerpen " sahabat jadi cinta "

 

SAHABAT JADI CINTA

catatan: 

sahabat jadi cinta mungkin dapat menjelaskan apa yang sedang terjadi antara dirimu dan dia. Tidak jarang memang persahabatan antara seorang pria dengan wanita berakhir dengan rasa cinta di hati masing-masing.

Namun, mengungkapkan perasaan pada sahabat sendiri bukanlah suatu hal yang mudah, malah dapat menjadi masalah yang cukup rumit. Banyak pertimbangan-pertimbangan yang biasanya dipikirkan kedua belah pihak, seperti sudah terbiasa bersahabat sehingga takut menjadi canggung jika nantinya malah tidak bersama.

Saya, Meni, nimus dan virgi adalah sahabat yang paling akrab, kemana-manapun harus bersama.

Pada saat pertemuan itu kita berempat mulai bersahabat. Kita bertemu tanpa sengaja mencoba akrab satu sama lain, saling mengerti dan menjalani hari-hari penuh makna. Persahabatn yang yang jarak begitu dekat itu membuat kita semakin mengenal pentingnya hubungan persahabatan ini.

“ Nimus Eh Berarti Besok Kita Boleh Jalan-Jalankan?”

“Saya, Meini Dan Virgi, Boleh Kok” Dan “Saya Lanjut Tapi Enaknya Kita Kemana Ya”?

“ Virgi Gimana Kalo Kita Kepasar Seler”?

“ Meini Kalo Aku Sih Mau Tergantung Nimus Sama Lusia Aja, Bagaimana Lusia, Nimus Gimana Mau Nggak Kesana?”

“ Nimus Dan Saya Boleh”.

“ Nimusbesok Kita Jalanya Pake Motornya Aku Sama Virgi Ya, Aku Sama Lusia Dan Nimus Sama Meini Ya”?

“ Saya Virgi Dan Meini Oke Teman Sip”.

Beberpa minggu kemudian, aku pergi meninggalkan mereka sesungguhnya hatiku sanggat berat untuk hal ini, tapi apa boleh buat pertemuan terakhirku berlangsung sanggat sedih, tatapan penuh canda canda itu bersama mereka mulai sirna dibalut dengan duka yang sanggat mendalam.

 “meini, nimus, virgi maafkan aku atas semua kesalahan yang pernah ku lakukan, ya.” Kataku saat mereka berdiri pas di sampingku.

“kamu nggak pernah salah lusi, semua yang udah kamu lakukan buat kami bertiga itu udah lebih dari cukup kok”intinya kamu nggak boleh ngelupain kita ya?. Kata nimus saat didepanku sambil pegang tangganku dengan erat serasa tidak mau aku pergi dari mereka.

“tolong jangan lupain aku mus, aku sanggat menyayangi kalian bertiga”

Beberapa jam kemudian kakaku muncul didepan kami berempat dengan motor yang akan menjemputku pulang kekampung halamanku. Ketika melihat kakaku tiba-tiba muncul dihadapanku mereka langsung memeluku begitu erat sampai-sampai baju basah karna jatuh air mata mereka.

Ku lihat dari dalam tempatku duduk terasa pedih sangat kehilangan. Jika nanti kami dipertemukan kembali ingin ku curahkan semua rasa rinduku pada mereka. Itu janji yang akan selalu ku ingat. Suara manis terakhir yang memberi aku harapan.

Awalnya persahabatan kami berjalan dengan lancar, walau kami telah berjauh tempat tinggal. Pada suatu ketika, ibu bertanya tentang sahabat baruku itu.

“siapa sahabatmu yang membuatmu begitu bahagia, lusia?” tanya ibu saat aku sedang asyik chatingan dengan nimus.

“ini, ma. Namanya nimus. Kami berkenalan saat liburan panjang kemarin.”

“seganteng apa sich sampai buat anak mama jadi kayak gini?”

“gak tahu juga sih ma, pastinya keren banget deh, tapi nggak apa-apakan, Ma aku berteman sama mereka.?”

“Apa maksud kamu ngomong kayak gitu?”

“Ia ma aku rindu sama mereka, ma temanku bukan cuman satu aja ma tapi ada 3 orang lagi namaya nimus, fergi dan satu lagi cewek namanya meni aku sanggat sayang sama mereka ma aku ingin mereka selalu bersamaku nanti dan bisa ketemu sama mereka suatu saat nanti.”

“oh gitu tak kirain kamu ada teman sama nimus aja yang laki itu tapi, kalian sama nimus nggak ada hubungan lebihkan maksudnya nggak ada perasaan lebih gitukan sekedar teman ajakan lusia?.”

“ nggak kok ma kita cuman teman biasa aja kok,” oke deh kalo gitu mama lanjut masak dulu ya kamu lanjut chat sama teman kamu tu dulu,” siap mama sayangku.

 Beberapa menit setelah selesai cerita dengan mama pas tiba-tiba nimus telfon langsung nimus menggungkapkan perasaanya kepada saya,” lusia kamu dengan siapa disitu aku boleh ngomong sesuatu nggak sama aku bentar aja kok nggak lama, sebenarnya aku itu ada perasaan lebih sama kamu si, pas awal pertemuan itu aku melihat kamu kek ada yg unik gitu lo dan saat itu dadaku berdebar gitu seakan aku udah kenal lama sama kamu pas kita cerit-cerita waktu itu sama mereka meini dan firgi aku memandang wajahmu dan menyimak ceritamu membuat aku jatuh cinta, kamu tau nggak si aku malu menggungkapkan perasaanku kemarin secara langsung itu makanaya aku menelpon kamu hari ini buat kasi tau ini bahwa aku ingiin kamu menjadi pacarku, apakah kamu terima lusi.? saya menyimak pembicaraan nimus dan sambil senyum-senyum sendiri ngomong dalam hati kalo aku juga suka sama dia,“ aku bisa menerima kamu nimus tapi aku harus ngomong sama mamaku dulu ya.

Pas mama mumpung masih didapur aku langsung ngomomg sama mama kalo aku tadi telfon sama nimus ma dia ngomong kalo dia ada perasaan lebih sama aku, bolehkan ma kalo aku dengan nimus pacaran?

“mama sih ijin kamu pacar sama dia tapi kamu harus bis jaga jarak ya?, “ ia ma aku juga udah dewasa kok ma aku tau mana yang baik dan mana yang tidak baik.

 Beberapa lama kemudian setelah aku ijinin sama mama mengenai hubungan aku sama nimus aku langsung telfon sama nimus” mus aku diijinin sama mama aku seneng banget. “ bener nih lusi? Aku bahagia denegernya bilang samamu makasih ya ata pengertianya.  Oh ia lusi nanti besok aku kerumah kamu ya mau bawain sesuatu buat kamu sama mau ketemu sama mama kamu juga. “ oke deh sampai ketemu besok ya, “daddadda.”


 SELESAI

TEMANKU JATUH CINTA DENGAN MURID BARU.

 TEMANKU JATUH CINTA DENGAN MURID BARU. Hari ini adalah hari pertama Risa  masuk sekolah baru SMP Negeri 1 Labe Racang Dali. Risa pindah sek...