Minggu, 20 Desember 2020

cerpen " sahabat jadi cinta "

 

SAHABAT JADI CINTA

catatan: 

sahabat jadi cinta mungkin dapat menjelaskan apa yang sedang terjadi antara dirimu dan dia. Tidak jarang memang persahabatan antara seorang pria dengan wanita berakhir dengan rasa cinta di hati masing-masing.

Namun, mengungkapkan perasaan pada sahabat sendiri bukanlah suatu hal yang mudah, malah dapat menjadi masalah yang cukup rumit. Banyak pertimbangan-pertimbangan yang biasanya dipikirkan kedua belah pihak, seperti sudah terbiasa bersahabat sehingga takut menjadi canggung jika nantinya malah tidak bersama.

Saya, Meni, nimus dan virgi adalah sahabat yang paling akrab, kemana-manapun harus bersama.

Pada saat pertemuan itu kita berempat mulai bersahabat. Kita bertemu tanpa sengaja mencoba akrab satu sama lain, saling mengerti dan menjalani hari-hari penuh makna. Persahabatn yang yang jarak begitu dekat itu membuat kita semakin mengenal pentingnya hubungan persahabatan ini.

“ Nimus Eh Berarti Besok Kita Boleh Jalan-Jalankan?”

“Saya, Meini Dan Virgi, Boleh Kok” Dan “Saya Lanjut Tapi Enaknya Kita Kemana Ya”?

“ Virgi Gimana Kalo Kita Kepasar Seler”?

“ Meini Kalo Aku Sih Mau Tergantung Nimus Sama Lusia Aja, Bagaimana Lusia, Nimus Gimana Mau Nggak Kesana?”

“ Nimus Dan Saya Boleh”.

“ Nimusbesok Kita Jalanya Pake Motornya Aku Sama Virgi Ya, Aku Sama Lusia Dan Nimus Sama Meini Ya”?

“ Saya Virgi Dan Meini Oke Teman Sip”.

Beberpa minggu kemudian, aku pergi meninggalkan mereka sesungguhnya hatiku sanggat berat untuk hal ini, tapi apa boleh buat pertemuan terakhirku berlangsung sanggat sedih, tatapan penuh canda canda itu bersama mereka mulai sirna dibalut dengan duka yang sanggat mendalam.

 “meini, nimus, virgi maafkan aku atas semua kesalahan yang pernah ku lakukan, ya.” Kataku saat mereka berdiri pas di sampingku.

“kamu nggak pernah salah lusi, semua yang udah kamu lakukan buat kami bertiga itu udah lebih dari cukup kok”intinya kamu nggak boleh ngelupain kita ya?. Kata nimus saat didepanku sambil pegang tangganku dengan erat serasa tidak mau aku pergi dari mereka.

“tolong jangan lupain aku mus, aku sanggat menyayangi kalian bertiga”

Beberapa jam kemudian kakaku muncul didepan kami berempat dengan motor yang akan menjemputku pulang kekampung halamanku. Ketika melihat kakaku tiba-tiba muncul dihadapanku mereka langsung memeluku begitu erat sampai-sampai baju basah karna jatuh air mata mereka.

Ku lihat dari dalam tempatku duduk terasa pedih sangat kehilangan. Jika nanti kami dipertemukan kembali ingin ku curahkan semua rasa rinduku pada mereka. Itu janji yang akan selalu ku ingat. Suara manis terakhir yang memberi aku harapan.

Awalnya persahabatan kami berjalan dengan lancar, walau kami telah berjauh tempat tinggal. Pada suatu ketika, ibu bertanya tentang sahabat baruku itu.

“siapa sahabatmu yang membuatmu begitu bahagia, lusia?” tanya ibu saat aku sedang asyik chatingan dengan nimus.

“ini, ma. Namanya nimus. Kami berkenalan saat liburan panjang kemarin.”

“seganteng apa sich sampai buat anak mama jadi kayak gini?”

“gak tahu juga sih ma, pastinya keren banget deh, tapi nggak apa-apakan, Ma aku berteman sama mereka.?”

“Apa maksud kamu ngomong kayak gitu?”

“Ia ma aku rindu sama mereka, ma temanku bukan cuman satu aja ma tapi ada 3 orang lagi namaya nimus, fergi dan satu lagi cewek namanya meni aku sanggat sayang sama mereka ma aku ingin mereka selalu bersamaku nanti dan bisa ketemu sama mereka suatu saat nanti.”

“oh gitu tak kirain kamu ada teman sama nimus aja yang laki itu tapi, kalian sama nimus nggak ada hubungan lebihkan maksudnya nggak ada perasaan lebih gitukan sekedar teman ajakan lusia?.”

“ nggak kok ma kita cuman teman biasa aja kok,” oke deh kalo gitu mama lanjut masak dulu ya kamu lanjut chat sama teman kamu tu dulu,” siap mama sayangku.

 Beberapa menit setelah selesai cerita dengan mama pas tiba-tiba nimus telfon langsung nimus menggungkapkan perasaanya kepada saya,” lusia kamu dengan siapa disitu aku boleh ngomong sesuatu nggak sama aku bentar aja kok nggak lama, sebenarnya aku itu ada perasaan lebih sama kamu si, pas awal pertemuan itu aku melihat kamu kek ada yg unik gitu lo dan saat itu dadaku berdebar gitu seakan aku udah kenal lama sama kamu pas kita cerit-cerita waktu itu sama mereka meini dan firgi aku memandang wajahmu dan menyimak ceritamu membuat aku jatuh cinta, kamu tau nggak si aku malu menggungkapkan perasaanku kemarin secara langsung itu makanaya aku menelpon kamu hari ini buat kasi tau ini bahwa aku ingiin kamu menjadi pacarku, apakah kamu terima lusi.? saya menyimak pembicaraan nimus dan sambil senyum-senyum sendiri ngomong dalam hati kalo aku juga suka sama dia,“ aku bisa menerima kamu nimus tapi aku harus ngomong sama mamaku dulu ya.

Pas mama mumpung masih didapur aku langsung ngomomg sama mama kalo aku tadi telfon sama nimus ma dia ngomong kalo dia ada perasaan lebih sama aku, bolehkan ma kalo aku dengan nimus pacaran?

“mama sih ijin kamu pacar sama dia tapi kamu harus bis jaga jarak ya?, “ ia ma aku juga udah dewasa kok ma aku tau mana yang baik dan mana yang tidak baik.

 Beberapa lama kemudian setelah aku ijinin sama mama mengenai hubungan aku sama nimus aku langsung telfon sama nimus” mus aku diijinin sama mama aku seneng banget. “ bener nih lusi? Aku bahagia denegernya bilang samamu makasih ya ata pengertianya.  Oh ia lusi nanti besok aku kerumah kamu ya mau bawain sesuatu buat kamu sama mau ketemu sama mama kamu juga. “ oke deh sampai ketemu besok ya, “daddadda.”


 SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TEMANKU JATUH CINTA DENGAN MURID BARU.

 TEMANKU JATUH CINTA DENGAN MURID BARU. Hari ini adalah hari pertama Risa  masuk sekolah baru SMP Negeri 1 Labe Racang Dali. Risa pindah sek...